Untukmu yang Saat Ini Bercocokku, Terima Kasih untuk Segalanya

untukmu-yang-saat-ini-bersamaku-terima-kasih-untuk-segalanya untukmu-yang-saat-ini-bersamaku-terima-kasih-untuk-segalanya

Untukmu yang saat ini bersepadanku, aku menulis ini, hanya untuk mengmenyingkapan rasa terima kasih yang tak mampu aku ucapkan lewat kata-kata. Sayang…setelah sekian lama aku senpribadi, kini aku mulai tidak Resah menjalin hubungan baru setelah perkenalan singkat kita.

Entah perasaan apa yang timbul secara tiba-tiba ini, mulanya aku meragukanmu & setara sekali tak ingin memulai hubungan dengan siapapun termasuk kamu. Semenjak luka yang kurasa sesudah kepergian "DIA" seseorang yang suah hadir dalam tumbuhku lintas meninggalkanku tanpa penjelasan. Aku begitu Risau untuk memulai lagi, karena aku tak ingin semua kan terulang lagi.

Namun setelah ku terusi hari–hari bersebandingmu, bentuk semakin hari semakin memsaling menolong. Kamu mampu menciptakanku tertawa lepas saat bersebandingmu, kamu mampu menciptakanku tersenyum tanpa sebab. Hahahaha… kadang aku merasa cinta ini menciptakanku gila.

Bersamamu, aku menemukan kebahagiaan yang selama ini hilang terbawa oleh masa laluku. Aku merasakan kebahagiaan yang luar biasa, semoga semua ini akan berlanjut sampai saat yang kita nanti tiba sayang. Aku tak peduli bagaimana kita bertemu, yang terbermakna adalah bagaimana kita menjaga pertemuan kita agar tidak ada kata berpisah.

Kamu sosok yang mencintaiku dengan kesederhanaan, kamu tak pernah menuntut apapun dariku. Bahkan saat orang lain melihat aku tetapi wanita yang biasa–biasa saja, kamu selalu berkata bahwa aku adalah sosok yang luar biasa & kamu selalu meyakinkan atasku tentang hal itu.

Kamu tak sudah mempermacelakan fisikku yang jenjang dari kata sempurna dan sikapku yang terkadang sulit untuk dimengerti. Sesempurna itukah aku di matamu, Sayang? Darimu aku melatih diri mencintai batang tubuhku senbatang tubuh, yang selama ini aku lupakan namun karena aku terlintas sibuk mencintai orang lain & mengatidak sombongan batang tubuhku senbatang tubuh. Terima kasih karena kau telah memberoperasi mata hatiku, Sayang.


Terima kasih sayang, karena cintamu melakukanku mengerti bahwa aku begitu berarti.

Terima kasih sayang, karena cintamu membuatku mengerti bahwa aku begitu berarti.

Terima kasih untuk cintamu yang luar biasa, yang membuat aku lupa apa itu luka.

Dariku, wanitamu yang sekemudian berusaha jadi yang terjujur untukmu. Aku mencintaimu…

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung perlawanan pengirim.”