breaking news New

Tradisi Ramadhan Unik di Maroko Yang Membuat Banyak Orang Melongo

Setiap negara, teurtama yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam, memiliki tradisi Bulan Ramadhan yang berbeda-beda. Begitu banyak hal hal unik yang dilakukan hanya pada Bulan Ramadhan, terkhusus Maroko.

Maroko adalah salah satu negara di Benua Afrika yang juga memiliki mayoritas masyarakat yang beragama Islam. Jika kamu ada rencana berlibur dan berwisata di Maroko dekat dekat ini dan ikut berpuasa disana, sepertinya kamu perlu mengetahui tradisi Ramadhan unik di Maroko yang mungkin membuat kamu melongo.

1. Penembakan Meriam Ramadhan

Tradisi Penembakan Meriam ini dilakukan setiap Bulan Ramadhan sebagai sirine pertanda bahwa sudah waktunya berbuka puasa. Sudah pasti, penembakan meriam ini dilakukan pada saat adzan maghrib tiba.

Meriam atau zokawa ini ditembakkan ke udara dan setelah warga Maroko mendengar merian ini, mereka diperbolahkan membatalkan puasa dengan minum dan makan secukupnya. Tidak lama dari itu, warga Maroko akan langsung bersiap siap untuk melakukan shalat maghrib.

2. 4 Ronde Buka Puasa

Apa maksudnya? Ini adalah tradisi Bulan Ramadhan di Maroko yang bisa dibilang cukup menarik dan tidak banyak ditemukan di negara mayoritas muslim lainnya.

Setiap kali maghrib tiba hingga sebelum sahur, warga Maroko bisa melakukan 4 ronde berbuka puasa. Tradisi ini dilakukan oleh semua warga, tidak hanya warga menengah ke atas, tapi juga berlaku untuk semua kalangan. Apa saja 4 ronde tersebut?

Ronde 1, warga Maroko akan menyantap kurma dan air putih hanya untuk membatalkan puasa. Setelah itu masyarakat Maroko langsung menunaikan shalat maghrib baik di masjid atau di rumah masing masing.

Ronde 2, Jika shalat maghrib sudah selesai, mereka melanjutkan berbuka dengan menyantap beberapa makanan khas Maroko seperti Briwat, Malwi, Harira, Chabakiya, serta sajian khas Maroko lainnya. Setelah memakan camilan camilan tersebut, warga Maroko melakukan ibadah shalat tarawih terlebih dahulu.

Ronde 3, setelah tarawih sudah selesai, maka mereka melanjutkan makan dengan menu makanan berat seperti makan siang atau makan malam pada umumnya.

Ronde 4, warga Maroko menikmati beberapa dessert sebagai hidangan penutup sebelum tidur kembali. Sangat teratur bukan? Hal ini sepertinya bisa menjadi contoh yang baik untuk kita agar tidak terlalu kenyang saat melaksanakan shalat.

3. Perayaan Untuk Anak Yang Baru Memulai Puasa

Ini adalah perayaan yang cukup unik, karena warga Maroko biasanya mengadakan acara khusus untuk merayakan anak yang baru memulai puasa. Terdengar sangat istimewa bukan?

Perayaan ini adalah salah satu tradisi yang sudah diwariskan secara turun menurun sehingga masih banyak dilakukan hingga saat ini. Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan nilai nilai keislaman atau keagamaan yang wajib diketahui sejak dini oleh anak anak yang beragama Muslim. Selain itu juga, perayaan ini diadakan sebagai ucapan syukur atas karunia anak.

Perayaan ini dilakukan dengan menyediakan begitu banyak santapan dan memperbolehkan anak untuk mengambil takjil duluan saat berbuka puasa. Disamping itu para tamu Wanita melaklukan zagharidh (lengkingan keras) yang menandakan acara sudah dimulai. Menarik bukan?


Itulah 3 tradisi Ramadhan di Maroko yang sangat unik dan menarik. Apakah kamu juga tertarik untuk mengikutinya?